Perbedaan Rangkaian Seri dan Paralel Serta Analisanya 5/5 (1)

Perbedaan Rangkaian Seri dan Paralel Serta Analisanya

Perbedaan rangkaian seri dan paralel serta analisanyaRangkaian listrik memanglah unik dan rasanya tidak habis-habis untuk kita pelajari. Kali ini kita akan mencoba menganalisa antara rangkaian seri dan rangkaian paralel. Dari pengertian, perbedaan hingga karakteristik rangkaian seri maupun paralel akan kami sajikan pada ulasan di halaman ini. Mari kita mulai dari rangkaian seri terlebih dahulu.

Rangkaian Seri

Perbedaan Rangkaian Seri dan Paralel - Rangkaian Seri

Rangkaian seri adalah rangkaian listrik yang menghubungkan dua komponen listrik atau lebih secara berurutan dengan satu jalur hubungan atau kabel seperti diatas. Pada rangkaian seri pada lampu diatas, jika salah satu lampu mati atau putus maka lampu-lampu lainnya akan ikut mati. Itu karena arus yang melewati lampu pertama adalah sama dengan arus yang melewati lampu lainnya. Semakin banyak lampu yang dirangkai secara seri maka nyalanya akan semakin redup karena tegangannya pun terbagi.

Karakteristik rangkaian seri adalah rangkaian ini memasang komponen (lampu) secara berurutan. Arus yang melewati semua komponen adalah sama rata dan tegangan pada masing-masing komponen (lampu) akan terbagi dan bisa berbeda-beda (bergantung nilai hambatan pada lampu). Semakin banyak lampu dihubung seri maka tegangan pada masing-masing lampu akan semakin kecil karena terbagi dengan jumlah lampu.

Rangkaian Paralel

Perbedaan Rangkaian Seri dan Paralel - Rangkaian Paralel

Rangkaian paralel adalah rangkaian listrik yang menghubungkan komponen-komponen secara bersusun melalui percabangan hubungan atau kabel seperti pada gambar. Pada rangkaian paralel diatas, jika salah satu lampu putus atau mati maka lampu lainnya bisa tetap hidup, itu karena listrik tetap dapat mengalir melalui percabangan kabel diatas.

Karakteristik rangkaian paralel diatas adalah rangkaian ini memasang komponen secara bersusun melalui percabangan. Arus yang melewati percabangan bisa berbeda (bergantung hambatan komponen/lampu). Jika salah satu lampu dicopot maka lampu lain tetap menyala, ini bertolak belakang dengan rangkaian seri yang jika salah satu lampu dicopot maka semua lampu akan mati.

Baca Juga : Cara Menghitung Hambatan Resistor Dengan Kode Warna Resistor

Perbedaan Rangkaian Seri Dan Paralel

Perbedaan dari kedua rangkaian memang terlihat dari fisiknya. Rangkaian seri disusun berurutan sedangkan paralel disusun melalui percabangan. Arus yang melewati setiap komponen pada rangkaian seri adalah sama sedangkan arus yang melewati komponen pada rangkaian paralel bisa jadi berbeda-beda bergantung hambatan komponennya. Tegangan pada setiap komponen pada rangkaian seri akan terbagi sedangkan tegangan pada setiap komponen rangkaian paralel adalah tegangan penuh dari sumber baterai.

Rangkaian seri dan paralel tidak hanya untuk lampu saja ya. Ada komponen lain yang mempunyai perhitungan tersendiri jika dirangkai seri maupun paralel, simak artikel lainnya. Itulah perbedaan rangkaian seri dan paralel, semoga bermanfaat.

Rating :

Artikel Terkait Perbedaan Rangkaian Seri dan Paralel Serta Analisanya :

Komentar Tentang Perbedaan Rangkaian Seri dan Paralel Serta Analisanya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *