Perbedaan Trafo Step Up Dan Step Down & Ciri-Cirinya 4.42/5 (12)

Perbedaan Trafo Step Up Dan Step Down & Ciri-Cirinya

Kali ini kami akan mengulas perbedaan trafo step up dan step down beserta ciri-cirinya. Perbedaan secara fisik transformator memang susah untuk di identifikasi, namun ada beberapa karakteristik yang dapat menjadi perbedaan trafo. Pertama, kita pelajari trafo, apa sih trafo itu? Trafo atau yang disebut juga dengan transformator merupakan sebuah komponen listrik yang berfungsi sebagai pemindah tenaga listrik antara dua kumparan atau lebih, komponen ini menggunakan konsep elektromagnetik untuk cara kerjanya. Jadi, trafo itu minimal memiliki dua buah kumparan, kumparan yang pertama adalah kumparan primer. Sedangkan kumparan yang kedua adalah kumparan sekunder. Pemindahan tenaga listrik terjadi dari kumparan primer ke kumparan sekunder. Kumparan atau lilitan masing-masing mempunyai jumlah tertentu agar menghasilkan tegangan yang diinginkan. Trafo mempunyai sebuah inti, bisa inti besi ataupun inti ferit.

Perbedaan Trafo Step Up dan Step Down

Perbedaan trafo step up dan step down memang sulit dibedakan secara kasat mata. Keduanya pun mempunyai fungsi yang hampir sama namun ada sedikit perbedaan pada tegangan keluarannya. PLN juga menggunakan trafo untuk menaikkan tegangan listrik. Trafo juga sering digunakan untuk alat-alat elektronik lainnya seperti pada radio. Berikut ini kami ulas mengenai apa saja perbedaan trafo step up dan step down.

Perbedaan Trafo Step Up dan Step Down

Ciri-Ciri Trafo Step Up

Trafo step up adalah trafo yang mempunyai lilitan atau kumparan primernya lebih sedikit daripada kumparan sekunder. Dengan kata lain lilitan sekundernya lebih banyak. Fungsi trafo step up adalah untuk penaik tegangan seperti pada inverter atau pada pembangkit listrik PLN yang menaikkan tegangan dari generator sebelum ditransmisikan dengan jarak yang jauh. Gambar lambangnya adalah sebagai berikut.

Gambar Trafo Step Up

Ciri-Ciri Trafo Step Down

Jika trafo step up adalah penaik tegangan, maka trafo step down adalah penurun tegangan. Trafo jenis ini mempunyai kumparan primer yang lebih banyak daripada kumparan sekunder. Trafo ini menghasilkan tegangan yang lebih kecil pada kumparan sekundernya. Trafo step down seringkali di pakai pada adaptor untuk menurunkan tegangan, misalnya tegangan 220v di ubah menjadi 12v. Berikut ini lambangnya.

Gambar Trafo Step Down

Itulah beberapa contoh perbedaan antara trafo step up dan step down. Desain tegangan keluaran trafo selalu di hitung menggunakan perbandingan lilitan. Berikut rumus lilitan trafo :

Np = Jumlah lilitan primer
Ns = Jumlah lilitan sekunder
Vp = Tegangan masukan primer
Vs = Tegangan keluaran sekunder

Baca Juga : Skema OCL 150 Watt & Penjelasannya

Sebagaimana kita ketahui, trafo yang sedang bekerja biasanya menimbulkan suhu hangat atau bahkan panas. Panas yang keluar itulah menjadi energi terbuang sehingga efisiensi trafo hampir tidak akan menjadi 100%. Demikianlah ulasan kami mengenai perbedaan trafo step up dan step down, semoga bermanfaat.

Rating :

Artikel Terkait Perbedaan Trafo Step Up Dan Step Down & Ciri-Cirinya :

Komentar Tentang Perbedaan Trafo Step Up Dan Step Down & Ciri-Cirinya :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *