Rangkaian Power Supply Variable Dengan LM317 5/5 (6)

Rangkaian Power Supply Variable Dengan LM317

Membuat rangkaian power supply variable bukanlah hal yang sulit. Rangkaiannya sungguh sangat sederhana dan dapat dirangkai dengan sedikit komponen. Power supply yang kita bahas kali ini mempunyai output arus searah (DC) dan mempunyai input arus bolak-balik (AC), ini dikarenakan power supply sering digunakan untuk memberikan catu daya pada perangkat yang berarus DC seperti radio, mp3 player dan lain sebagainya. Tegangannya pun di buat agar bisa bervariasi atau berganti-ganti karena beban atau perangkat yang mau diberikan tegangan lewat catu daya power supply mempunyai kebutuhan tegangan yang berbeda-beda pula. Seperti contohnya radio tuner memerlukan tegangan 12 volt namun mp3 player memerlukan tegangan 5 volt. Maka kita harus memberikan tegangan yang sesuai.

Ada rangkaian power supply yang menggunakan saklar rotary untuk memindah-mindah tegangan, namun tegangan yang di switch tersebut bergantung pada tegangan yang ada di trafo. Skema power supply yang kita bahas kali ini tidak menggunakan saklar rotary untuk switch tegangannya, tapi hanya menggunakan potensiometer. Kelebihan menggunakan potensiometer adalah tegangan yang linier dan tidak bergantung pada ketersediaan variasi tegangan trafo. Berikut ini skema rangkaian power supply variable yang menggunakan IC LM317.

Skema Rangkaian Power Supply Variable

Skema Rangkaian Power Supply Variable LM317

Gambar skema diatas adalah contoh skema rangkaian power supply variable yang mempergunakan IC LM317 sebagai inti pengaturan tegangan. Tegangan yang dikeluarkannya beragam, jika kita memutar potensiometer diatas maka tegangan yang keluar berkisar antara 1,25 volt hingga 10,9 volt. Dengan tegangan masukan sekitar 12 volt AC dari keluaran trafo. Komponen-komponen diatas memang begitu mudah untuk didapatkan.

Arus yang keluar dari rangkaian power supply variable ini sudah lumayan, terbaca di datasheet arus yang keluar bisa mencapai 1,5 ampere (juga bergantung pada kapasitas trafo). Arus ini sudah cukup untuk memberikan catu daya pada perangkat kecil yang tidak membutuhkan arus besar. Anda dapat mempergunakan trafo step down seperti pada skema di atas atau dapat juga menggunakan SMPS yang mempunyai output 12 volt. Pada saat beroperasi, IC LM317 kemungkinan akan menjadi hangat atau bahkan akan panas, oleh karena itu sangat dianjurkan untuk memberikan heatsink atau pendingin pada IC tersebut agar tidak cepat mati.

Sebagai penunjuk tegangan output, maka anda dapat menambahkan voltmeter mini pada output rangkaian power supply variable ini agar dapat diketahui tegangan keluarannya berapa. Anda dapat menggunakan voltmeter jarum ataupun voltmeter digital. Demikianlah ulasan kami mengenai skema rangkaian power supply variable yang menggunakan IC LM317 ini, semoga artikel ini bermanfaat.

Rating :

Artikel Terkait Rangkaian Power Supply Variable Dengan LM317 :

Komentar Tentang Rangkaian Power Supply Variable Dengan LM317 :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *